Senin, 24 November 2008

Bianca


Memasuki bulan di akhir tahun ini cuaca mendung selalu berkawan. Walau tak mesti hujan, udara terasa lebih bersahabat dan tak lagi panas menyengat. Meski mendung kadang bikin suasana hati jadi sering mellow.

Kemarin secara tak sengaja si kecil Shal membongkar album lama di lemari kamar depan. Aku sendiri jarang melongok isi lemari karna isinya memang album-album lama, termasuk foto2 nikah dulu. Tapi yang terambil oleh Shal adalah album lama berisi foto si bidadari kecil. Tak kuasa dibendung, pikiranku pun berkelana jauh...

Adalah Bianca, putri kecilku yang saat itu berusia empat bulan tapi sudah bepergian jauh sampai Manado. Saat itu kedua mertuaku memang tinggal disana dan kami sengaja berkunjung menghadiri ultah pernikahan emas mereka. Kunjunganku yang pertama sekaligus kunjungan terakhir Bianca !

Kurang lebih tiga minggu setelah kunjungan itu, setelah kami kembali ke jakarta ; putriku terserang demam tinggi yang berakibat sangat fatal. Umurnya bahkan belum genap lima bulan...

Virus meningitis diagnosa dokter. Konon virus ini sudah jarang ditemui di Jakarta ; lalu perjalanan kami ke Manado diduga sebagai penyebabnya.

Yang kuingat pada perjalanan itu, Bianca memang lebih sering tertidur karna lelah. Perjalanan selama berjam-jam di mobil, kunjungan dari satu kampung ke kampung lain sekedar berkenalan dengan handai taulan memang bisa jadi sangat melelahkan. Bahkan aku sempat libur sehari dari kegiatan itu, hanya supaya bisa istirahat di rumah. Tapi adalah tradisi untuk berkunjung sekaligus berkenalan ; apalagi aku dan putri kecilku adalah anggota keluarga yang baru. Tak tepat juga rasanya jika tidak ikut bepergian.

Waktu kulihat foto-foto kami, terbayang betapa mungilnya dan lemahnya putriku itu ; lalu kusadari tak ada wajah tersenyumnya di foto-foto itu..

Aahhh... seandainya kami lebih bijak... Aku tak sedang menyesali apa yang sudah terjadi, hanya saja manusia memang sering berandai-andai...

Hari-hari setelah itu adalah lembaran duka yang dalam dan terasa sangat lama. Tahun-tahun berselang sebelum kami mendapatkan keceriaan baru... kematian memang misteri, ada andil Tuhan didalamnya...

Seandainya Bianca masih ada.. usianya delapan saat ini, dia pasti secantik dan seceria adik-adiknya, lalu mereka mungkin sedang bermain bertiga sekarang...

Rasanya sudah amat lama, dan tiba-tiba aku rindu Bianca.... sangat rindu...



Kupeluk Shalom, lalu kubisikkan ke telinganya :

"Lihat, ini foto kakak Bianca, cantik yaa..... sekarang kakak ada di surga"

11 komentar:

kRucIaL mengatakan...

aduh mbak,
sampe ikutan sedih bener deh dengerin ceritanya...
semuanya kan ada maksudNya, orangtua juga ga mungkin bermaksud mencelakai anaknya... tp mungkin waktu itu jalan terbaik untuk bianca yang diberikan sama Tuhan mungkin yah mbak, tp sekrang kan mbak punya gadis kecil yang manis musti dijaga baik2 yah mbak ^^

Arman mengatakan...

waduh.. sedih banget... :((
ikut berduka cita ya...

asli ngebacanya jadi ikutan sedih banget... :(

Sekar Lawu mengatakan...

Dear Linda,
Saat ini Bianca ada di surga, dipangkuanNya, dalam damai dan bahagia.
Kelak, bila saatnya tiba,dia akan menyambut Papa dan mama Nya di pintu surga...Tentu, saat itu akan menjadi saat yang indah untuk Mbak Linda dan Bianca...

Boodeznee mengatakan...

Dear Linda,

Bianca pasti sudah jadi malaikat cantik kesayangan Tuhan di surga.

Aku sekarang jadi tahu deh, selain Jaydon dan Shalom, ternyata ada juga Kakak Bianca :)

Kenangan yang ada selama bersama-sama Bianca, biarlah itu menjadi kenangan yang manis dan tak terlupakan ya.

Anonim mengatakan...

kisah mengharukan
kuharap sekarang semuanya sudah jadi sebuah kenangan yg indah
btw mbak, kau mirip ratna riantiarno

Ernut mengatakan...

liat foto-fotonya..so sweet...

Ivana mengatakan...

saya ikut sedih ya mba'...salam dari manado...

Linda Rooroh mengatakan...

to all : thanks for your empathy...
Pengalaman tragis memang bisa bermakna banyak, termasuk menjadikan kita lebih kuat...
@ernita ; mirip yaa.. sumpe, gak ada hubungan keluarga... :P

astrid savitri mengatakan...

Mbak, saya ikut sedih baca ttg Bianca. Tp kalau lihat wajah inosen dan mata cantiknya, sy kira barangkali lebih baik buatnya tetap di surga, sebab di sana ia lebih aman bersama Tuhan.

Anonim mengatakan...

bianca seumuran aubrey ya, buk...
dia lebih mirip hubby lo kayaknya yah?

Anonim mengatakan...

haduhh, blom selese komen ud ter publish!
klo lagi inget sama orang tercinta kita yang ud berpulang kadang menyesakkan dada yah, buk...

site statistics