Jumat, 30 November 2007

MENANTI MATAHARI

Mengenang hari lahir ananda,
Bianca Mahevia Rooroh


Terpujilah Tuhan untuk anugerahnya
Karna berkat yang Tuhan beri
Dua tahun yang lalu, di hari ke tujuh belas
bulan kedua tahun ke dua ribu
lahir seorang putri ; Bianca Mahevia Rooroh
Kebahagiaan mama, papa, kedua oma opa dan seluruh keluarga
sempurnanya karya Tuhan pencipta


Kalaupun kemudian semua sirna, karna Allah Bapa mengambilnya
kami hanya bisa tengadah muka, memandang pada Bapa
Seduka apapun hati manusia, masih terlontar doa
Terima kasih Tuhan, telah sempat kami nikmati
sukacita bersama putri tercinta
empat bulan tiga minggu, yang begitu berarti terpatri di hati


Lalu hari inipun kembali ada
peringatan lahirnya sang putri, dua tahun yang lewat
dan kembali terucap doa
Terima kasih Tuhan, telah kau berikan pengganti
di dalam rahim ini, pengganti sang putri
lagi sebuah hadiah indah menanti
untuk menjadi matahari
jelang dua bulan lagi ....

Jadikan ya Tuhan, hari kelahiran
yang bisa kami nikmati dan peringati
hingga masa tua di muka
Agar kebahagiaan itu boleh lama,
kenikmatan menjadi mama papa, oma dan opa
boleh di kecap hingga di masa tua


Terpujilah Tuhan Sang pemberi kehidupan
dan kuasa mengambilnya kembali
hingga tersadarlah semua mahluk
ternyata manusia hanya ciptaan hanya titipan
Dan berolehlah hati bijaksana
karna Allah Tuhan kita memberi yang terbaik
untuk semua


Selamat ulang tahun putri, selamat ulang tahun sayang
kami tau putri senang di surga
nanti suatu waktu kita berkumpul,
nanti ...
pada waktunya Tuhan memanggil
semua untuk kembali


(penuh cinta dan rindu
di 17 februari 2002)

1 komentar:

Ge Siahaya mengatakan...

Delapan tahun sudah berlalu sekarang... Saya hanya membayangkan saja, sedang apakah dia di sana?

site statistics