Kamis, 08 November 2007

BAYANG YANG SAMA

Tiap kali hening datang
bayangmu menyelinap diam-diam
Tiap kali hujan datang
kurenungkan senyumu dalam diam

Selalu bayang yang sama

Kau duduk tenang menghirup minummu dalam-dalam
di meja makan mengunyah entah sekedar cemilan
lalu kulewat asal menyapa, "Sudah makan apa?"

Kalaupun lain,
kau duduk di pinggir ranjangmu
bermain dengan anak-anakku
entah permainan apa
tapi kau selalu terlihat gembira

Kalaupun lain,
kau duduk menjulur kaki di lantai
meracik obat-obatmu, menghitung butir-butir pilmu
memasukkannya dalam tempat "azimat'mu
tuk kau minum sepanjang hari berlalu

Selalu bayang yang sama

Tapi tak sama, karna kau sudah tak ada

Dan kini aku hanya bisa merindu
rindu yang sangat rindu ...
hingga rasanya bisa kugenggam tanganmu

Sesuatu yang tak pernah kulakukan
waktu kau duduk di mejamu,
di pinggir ranjangmu,
di lantaimu ...

(Jelang satu bulan pergimu - 24 Oktober 2007)

Tidak ada komentar:

site statistics