Tak pernah cukup air mata untukmu
tak pernah cukup segenap rasa duka ini
Dulu kupikir,
karna kita sering tak bertemu
maka hilangmu tak kan terlalu kurasa
Dulu kupikir,
kalau kau pergi aku akan baik-baik saja
Tapi ternyata sungguh aku keliru
Nyerinya hati ini saat kenang keluhmu
Marahnya hati ini sesali tingkahku
Tertusuknya hati ini saat kenang diamku
Lukanya hati ini karna tak balas ceritamu
Sungguh kasihan kau,
Hati yang kecil, sempit dan bodoh
Lalu hati ini jadi luka,
setelah semua yang terjadi
Hati yang penuh sesal, sedih dan duka
Biarkan air mata ini mengalir hilangkan semua sesak di dada
Tidak ada komentar:
Posting Komentar