Tempat ini cukup terkenal dengan sang romo ; Yohanes, yang punya karunia kesembuhan, sehingga konon banyak umat yang datang untuk didoakan oleh beliau. Walau sudah pernah tiga kali ke sini, tapi rasanya baru pernah sekali ikut ibadah yang dipimpin langsung oleh sang romo.

Berada di atas bukit dengan pemandangan indah, penataan arsitektur dan landscape ditata apik sesuai dengan kontur tanah. Untuk sampai kemari masih perlu berjalan sekitar 5 km lagi dari Taman Bunga Nusantara puncak, melewati desa-desa dengan sungai dan hamparan sawah yang mulai menguning.
Kembali kesini mengingatkan aku dengan kenangan lama bersama mama, bahkan juga pernah dengan Bianca kecil yang baru berusia beberapa bulan.

Merayakan Minggu palem di lembah Karmel, kali ini sendirian saja. Sebuah penjelajahan spiritual yang nikmat, ibadah perenungan minggu sengsara Kristus yang sangat hikmat dan menyentuh. Rasanya belum pernah se-khusuk ini berada dalam rumahNya…
Misa yang indah, diawali dengan pemberkatan daum palem di pelataran depan goa Maria. Dibawah naungan pohon-pohon dan guguran daun yang tertiup semilir angin… lalu arak2an umat beranjak menuju gereja di atas bukit dengan daun palem di tangan, diiringi lagu2 pujian.
Masuk ke gereja kita di sodori plastik kresek, karna semua musti buka alas kaki disini.
Ruang gereja terasa begitu lapang. Di tengah ruangan umat duduk di lantai keramik, beralas busa tipis dan sebuah dingklik. Kesederhanaan dalam keindahan ruang yang dibalut keanggunan ditengah alam yang memesona.
Selesai misa, terlihat kendaraan jemputan sudah menunggu para orang tua dan orang sakit untuk menuruni bukit. Terakhir ke sini dengan mama, beliau termasuk salah satu penumpangnya ; karna memang mama gak kuat mendaki dan turun sendiri, nafasnya tersengal2 kalau harus mendaki begitu tinggi… ahh … sakit jantung itu… air hampir menggenang di pelupuk mata… cepat-cepat aku berlalu…
Betah rasanya berlama-lama di tempat ini, merenungi betapa besarnya Sang Maha ; dan alam yang indah ini hanyalah sebagian kecil dari karyaNya.
Selamat jelang paskah !
Minggu Palem : bagian perayaan (prosesi) umat Katolik memperingati masa prapaskah (diawali hari Rabu abu, Minggu palem, Kamis putih, Jumat Agung, Malam Paskah dan puncaknya pada Minggu Paskah). Minggu palem memperingati momen Yesus memasuki kota Yerusalem dengan menunggang keledai, disambut meriah penduduk kota dengan lambaian daun-daun palem yang menandakan kemenangan dan kegembiraan.
2 komentar:
hai mbak Lin...
asik juga ya bisa ke karmel
selamat menjelang Paskah ya..
saya cuma pernah sekali kesana. itupun gak ikutan misanya. cuma jalan2 aja...
tapi emang banyak orang suka ikut misanya ya...
Posting Komentar