Aku menangis tersedu saat menulis ini… selamat jalan pendeta Tohap Sihotang...Padahal tgl 25 desember nanti beliau dijadwalkan khotbah di gereja kami.. tapi rupanya tugas terakhir sudah dituntaskan pada KKR Natal di Senayan 20 Desember kemarin... mungkin itu tugas terakhir Sang Pencipta untuk pak pendeta, yang dipanggil pulang Senin, 22 Desember kemarin di RS Harapan Kita.
Though I don’t know him personally, I know The God he had spoken for during his ministeries…
I love pak Tohap because he loved God, and always speak the truth about His Word… a very humble person yet powerfull with God’s announting….
I love pak Tohap because there’s no pretending on him… one of a kind, a very rare person in this world…
Beliau tegas menyampaikan pesan-pesan Tuhan walau selalu menyelipkan humor disetiap khotbahnya. Kaya akan pengalaman pribadi dengan Tuhan yang selalu dahsyat, mengharukan dan sekaligus membangun iman siapapun yang pernah hadir dalam pelayanan beliau. Rendah hati dan mau berbagi pengalaman hidup dengan jemaat, seorang pribadi yang mengagumkan dan tegar dalam pendirian dan prinsipnya…
Aku bangga dengan hamba Tuhan yang satu itu… and I’ll miss him very much… God must be very in love with him and gave him heaven as a christmas present…
I will pray for his family, his wife and daughter.... supaya sukacita dan damai sejahtera natal tetap ada di hati mereka. Walaupun pasti ada kesedihan dan kehilangan yang sangat besar.... tapi sekaligus bangga dan bahagia karena kepala keluarga yang dicintai juga begitu dikasihi banyak orang…
Selamat jalan pak Tohap Sihotang… layaklah baginya kutipan berikut :
"Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan…” (2 Tim 4:7-8a)
Farewell God’s beloved man……..
5 komentar:
Selamat jalan pak Pendeta, sampai jumpa lagi...
Saya ingat waktu tante saya meninggal, pendetanya berkata, prajurit pulang ke kemahnya, waktu utk beristirahat karena pertempuran yg dijalaninya sudah selesai.
GBU
lho? kaget gw baca postingan lo di reader gw...
soalnya barusan kemaren blio ada di KKR yang senayan itu kan?
bener, buk... Tuhan pasti sayang banget sama blio! ini pasti jadi kado natal yang terindah buat pak Tohap!
semoga damai sejahtera Allah yang melampaui segala pikiran selalu ada dalam hati istri dan anak2 yang ditinggalkan.
selamat jalan, pak Tohap. sampai ketemu lagi...
turut berduka cita atas kepergian Pak Pendeta. Semoga beliau bahagia disampingNya.
Buat Mbak Linda & keluarga, selamat merayakan natal dan tahun baru ya...GBU...
may he rest in peace
Pak Tohap Sihotang,
Selamat jalan kita akan bertemu nanti dirumah BAPA.
As you always say... bertobatlah
Posting Komentar