Sebenarnya banyak kejadian dalam beberapa bulan terakhir ini yang bisa ditulis sepanjang Juni lalu aku mulai aja dari kejadian kemaren malem. Bermula dari sodara hubby yang punya gawean mo lamar2an anaknya. Setelah menunjuk salah satu sodara sebagai wakil keluarga untuk berbicara, beberapa orang lain juga terlibat sebagai tim sukses termasuk mertuaku. Belakangan karna nggak ada yang nyopirin mertua dan sepupu yang hajatan alhasil hubby suruh aku ikutan supaya mobilitas gak terkendala, maklum hari kerja dan aku kan pengangguran…he he
Jadi pas hari H aku datang ke rumah mertua dan di situ sudah menunggu sepupu hubby dengan anaknya yang cowok yang mo beracara. Acara pinangan baru akan digelar sekitar jam duaan, sementara itu kita sepakat berkunjung dulu ke rumah sodara di Kelapa gading lalu berangkat bareng dari sana
HANI, THE TOUGH GUY - PART I
Nah sodara yang di kelapa gading ini, Hani namanya ; kami kunjungi sebelum acara lamaran karena kesehatannya sedang memprihatinkan. Jadi kita semua kesana mau berdoa dan kasi dukungan moril buat dia. Kebetulan di tim sukses, ikut juga sodara yang pendeta jadi klop deh, doain orang sakit dan sekalian ikut lamaran.
Hani ini sedang dalam pengobatan untuk penyakit cancernya. Setelah operasi breast cancer beberapa waktu sebelumnya ; dia sudah menjalani kemo untuk memastikan selnya pada mati. Tapi kemudian ketauan bahwa cancernya masih ada dan menyerang lapisan kulit jadi musti di ulagn lagi terapinya dengan kemo dan radiasi untuk menghilangkan cancer kulitnya. Tahun lalu, waktu mama masih ada, kita bahkan pernah ketemu di RS Cipto, dia mau kemoterapi sedang aku nemenin mama rawat jalan untuk sakit jantungnya.
Singkat kata setelah perjuangan berat berbulan-bulan ; rambut rontok, kulit menghitam dan bahkan ada bagian-bagian kulit yang mengelupas dan perih, berat badannya pun sempat turun beberapa kilo. Puji Tuhan, kondisi Hanipun perlahan mulai membaik dan sehat lagi. Tapi ternyata itupun belom hepi ending, belakangan kita dapat kabar lagi bahwa sekarang timbul benjolan di daerah leher dan ternyata sel cancernya masih ada. Diagnosa kanker getah bening S4 dan kata dokter harus ikut kemo lagi setelah sebelumnya musti di radiasi dulu.
Jadi waktu kita berkunjung kemaren bersamaan jadwalnya Hani ke dokter untuk pemetaan sebelum radiasi. Sebenarnya kalo sehat, dia pasti ikutan tim sukses untuk acara lamaran hari itu.
Kalo aku ngeliat sodaraku ini ; dia adalah orang yang tangguh. Aku percaya karna mereka sekeluarga orang yang dekat Tuhan, jadi gak gampang menyerah dan putus asa. Apapun kondisinya Hany selalu bersaksi bahwa Tuhan mampu sembuhkan dia. Dengan keyakinan iman yang luar biasa bahkan hal yang terburukpun tidak menghalangi pengharapannya akan kemurahan Tuhan, dan kami semua sepakat percaya dan mendukung penuh !!!
Kayak kemaren pas kita baru nyampe ke rumahnya, dia gak sedang kelihatan bersusah hati malah sedang sibuk metikin mangga di areal taman fasum depan rumahnya… !!! (Pastinya bukan dia yang manjat pohon tapi nyuruh orang laen lahhh….) dan dengan bangga dia nunjukin hasil panen mangga (mengkalnya)…. sembari komplen bahwa tuh buah2 mangga udah habis di jarah orang lewat dan dia cuma kebagian sisanya aja… maklum lah namanya juga pohon mangga tak bertuan , tumbuhnya aja di taman umum ; jadi tiap orang merasa punya hak yang sama untuk menikmati buahnya ….
Balik lagi ke isu utama,
Aku sering berpikir gak semua orang mampu menjalani pergumulan kayak Hani. Butuh nyali dan iman luar biasa untuk bisa terus berharap setelah berkali-kali harus menjalani kemo. Aku jadi ingat kalo kakak kandungku dulu sendiri pernah menyerah untuk gak meneruskan kemo setelah pengangkatan payudaranya karna gak tahan dengan mual muntah yang sangat menyiksa. Sampai akhirnya cancerpun menggerogoti tulang-tulangnya dan harus tutup usia di umur 35 tahun !
Jadi aku percaya hanya kekuatan dari Tuhanlah yang memampukan seseorang menjalani pergumulan berat dalam hidupnya. Menurut aku Hani adalah calon pemenang bahkan mungkin sudah menang dalam pergumulannya karna kepasrahan sekaligus semangat hidup yang luar biasa itu. Nggak masalah apakah cancernya kemudian sembuh atau enggak, karna tokh semua orang pasti akan kembali pada Tuhan, tapi bagaimana sikap kita menghadapi pergumulan itulah yang menentukan kwalitas iman dan kemenangan kita.
Jadi buat Hani, never never never quit !!! Keep place your trust in our Lord Jesus. Kita dukung doa terus untuk kamu sekeluarga. Apapun yang terjadi dalam hidup ini Tuhan memberi yang terbaik. Karna pencobaan yang kita alami tidaklah melebihi kekuatan kita, dan setiap kali kita merasa gak kuat mintalah supaya Tuhan kembali memampukan kita ….. Aminnn !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar